GENCARNEWS.COM, BATAM – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menghadiri kegiatan pelepasan 25 peserta magang ke Jepang yang diselenggarakan oleh Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Credible College, Kamis (30/04/2026) pagi. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruko Bukit Sentosa Blok C No. 09-10, Kecamatan Sei Beduk, Kota Batam.
Kehadiran Disnakertrans Kepri diwakili oleh Kepala Bidang Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja, Suryadi, S.ST. Dalam sambutannya, Suryadi menyampaikan permohonan maaf dari Kepala Disnakertrans Kepri, Dr. H. Diky Wijaya, M.Si yang berhalangan hadir karena agenda mendadak di Jakarta.
“Saya mewakili Bapak Kadis menyampaikan permohonan maaf karena tidak dapat hadir langsung pada kegiatan ini. Namun beliau memberikan dukungan penuh terhadap program pelepasan peserta magang ke Jepang ini,” ujar Suryadi
Suryadi mengaku bangga dan mengapresiasi LPK Credible College yang telah berperan aktif dalam menyiapkan tenaga kerja terampil dan berdaya saing untuk pasar internasional, khususnya Jepang. Ia juga menegaskan bahwa Credible College telah memiliki izin resmi sebagai Sending Organization (SO) untuk program pemagangan ke Jepang.
“Kami melihat Credible College tidak hanya sebagai lembaga pelatihan, tetapi juga telah memiliki izin resmi dalam pemberangkatan peserta magang ke Jepang. Ini tentu menjadi nilai tambah dalam menjamin kualitas dan legalitas proses yang dijalankan,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Suryadi juga meninjau langsung proses pelepasan serta memastikan kesiapan para peserta, mulai dari pelatihan, hasil wawancara kerja, hingga persiapan keberangkatan ke Jepang.
“Kami ingin memastikan bahwa seluruh proses telah berjalan dengan baik, termasuk kesiapan peserta dalam menghadapi dunia kerja di Jepang,” tambahnya.
Ia pun berpesan kepada seluruh peserta magang agar dapat menjaga nama baik diri, keluarga, lembaga, serta daerah asal selama berada di luar negeri.
“Harapan kami, para peserta dapat bekerja dengan baik, disiplin, serta mampu menjaga nama baik keluarga, lembaga, dan daerah, baik Kota Batam maupun Provinsi Kepulauan Riau,” tuturnya.
Sementara itu, Founder LPK Credible College, Deni Eka Putri, menjelaskan bahwa seluruh peserta telah melalui tahapan pelatihan intensif, termasuk pembelajaran bahasa Jepang selama kurang lebih enam bulan sebelum mengikuti proses wawancara dengan perusahaan di Jepang.
“Peserta menjalani pelatihan selama enam bulan, kemudian mengikuti interview sesuai dengan job order yang tersedia. Saat ini peluang kerja yang kami miliki mencakup berbagai sektor seperti konstruksi, manufaktur, permesinan (milling dan bubut), pengolahan makanan, hingga perikanan,” jelas Deni.
Ia menambahkan bahwa durasi keberangkatan peserta sangat bergantung pada kemampuan masing-masing individu. Bahkan, tidak sedikit peserta yang berhasil berangkat lebih cepat dari waktu yang ditentukan karena telah lulus wawancara dan memperoleh Certificate of Eligibility (COE).
“Keberangkatan sangat bergantung pada kesiapan dan kemampuan peserta. Jika mereka cepat menguasai materi dan lolos interview, maka proses keberangkatan bisa lebih cepat,” pungkasnya. (Red)


0 Comments