GENCARNEWS.COM, SUNGAI PENUH – Pelaku perusakan dan pembakaran kotak suara di TPS II Desa Renah Kayu Embun (RKE), Kecamatan Kumun Debai, berinisial HH, yang kini telah diamankan oleh pihak kepolisian, disebut-sebut memiliki hubungan dekat dengan calon Wali Kota Sungai Penuh, Alfin.
Berdasarkan penelusuran, HH merupakan warga Desa Sandaran Galeh, Kecamatan Kumun Debai, yang berprofesi sebagai kontraktor. Setelah insiden pembakaran dan perusakan kotak suara tersebut, HH menyerahkan diri ke Polres Kerinci pada 28 November 2024. Namun, informasi lain menyebutkan bahwa pada pagi hari di tanggal yang sama, Tim Buser Polres Kerinci berhasil menangkap HH di kediamannya di Desa Sandaran Galeh.
Kedekatan HH dengan pasangan calon (paslon) Alfin-Azhar terungkap dari berbagai aktivitas kampanye yang diikuti HH. Ia diketahui aktif berpartisipasi dalam sejumlah kegiatan kampanye, baik secara langsung maupun melalui media sosial untuk mendukung paslon tersebut.
Salah satu bukti kedekatannya adalah keikutsertaan HH sebagai sopir paslon Alfin-Azhar saat pendaftaran ke Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Sungai Penuh. Pada momen tersebut, HH mengemudikan sebuah Jeep merah yang digunakan paslon untuk mengantar dokumen pendaftaran.
Seorang warga yang enggan disebutkan namanya turut mengungkap bahwa HH merupakan bagian dari tim sukses Alfin-Azhar. Selain itu, istri HH dikabarkan memiliki hubungan keluarga dekat dengan Alfin dan mantan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sungai Penuh, Antonius Desvinola.
"Iya, benar, istri HH itu keluarga dekat Alfin dan Anton," ungkap sumber tersebut singkat.
Kasus ini kini menjadi perhatian publik, terlebih dengan adanya kaitan pelaku dengan lingkaran dekat salah satu paslon dalam kontestasi Pilkada Sungai Penuh. ()

0 Comments