GENCARNEWS.COM, SUNGAI PENUH – Dugaan aktivitas pelansir Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi di SPBU 24.371.46 Air Teluh, Kecamatan Kumun Debai, Kota Sungai Penuh, kembali mencuat. Padahal, belum lama ini aparat Polres Kerinci telah mengamankan seorang terduga pelansir di SPBU tersebut.
Pada Selasa (21/7/2026) sekitar pukul 13.30 WIB, aktivitas yang diduga berkaitan dengan pelansiran BBM subsidi kembali terlihat di area belakang bangunan minimarket, tepat di depan kantor SPBU 24.371.46 Air Teluh.
Berdasarkan pantauan di lokasi, sebuah mobil Mitsubishi L300 pikap diduga melakukan penyedotan bahan bakar dari tangki kendaraan. Aktivitas tersebut berlangsung di lingkungan SPBU dan menarik perhatian warga yang kemudian melaporkannya kepada pihak kepolisian.
Sejumlah warga menduga aktivitas itu dapat berlangsung karena adanya pembiaran. Namun, dugaan tersebut masih memerlukan pembuktian melalui proses penyelidikan aparat penegak hukum.
Saat dikonfirmasi terkait dugaan tersebut, Direktur SPBU 24.371.46, Zul, mempersilakan persoalan itu dilaporkan kepada pihak berwenang.
"Lapor saja ke Polres, silakan lapor ke Pertamina," ujarnya singkat melalui pesan WhatsApp.
Tidak lama setelah laporan diterima, personel Polres Kerinci langsung menuju lokasi kejadian. Namun, saat petugas tiba di SPBU Air Teluh, kendaraan yang diduga terlibat beserta pelakunya telah meninggalkan lokasi.
Kasat Reskrim Polres Kerinci, AKP Feri Prasetiawan, S.H., M.H., membenarkan pihaknya telah menerima laporan masyarakat terkait dugaan aktivitas pelansiran BBM subsidi tersebut.
"Kami sudah menerima laporan dari warga. Saat ini anggota sudah bergerak ke lokasi dan telah berada di TKP," kata AKP Feri Prasetiawan.
Hingga kini, Polres Kerinci masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku serta menelusuri kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam dugaan penyalahgunaan distribusi BBM subsidi di SPBU tersebut. Polisi menegaskan seluruh proses akan dilakukan berdasarkan hasil penyelidikan dan alat bukti yang diperoleh.

0 Comments