GENCARNEWS.COM, SUNGAI PENUH - Menanggapi isu yang berkembang terkait penangkapan individu terlibat narkoba di Posko Relawan AZ-FER Dasira, Kelurahan Sungaipenuh, Ketua Tim Relawan AZ-FER Dasira, Jabalmi, menegaskan bahwa yang ditangkap bukan bagian dari tim relawan AZ-FER.
"Memang benar ada penangkapan terkait narkoba di posko kami, namun yang ditangkap bukan anggota tim relawan AZ-FER," ujar Jabalmi dengan tegas.
Jabalmi menjelaskan bahwa Posko AZ-FER di Dasira selalu terbuka untuk umum, terutama bagi masyarakat muda dan kalangan milenial. Posko kerap dipadati masyarakat yang datang untuk bersilaturahmi atau sekadar bertukar pikiran.
"Posko kami terbuka untuk semua kalangan. Namun, bukan berarti setiap yang datang adalah bagian dari tim relawan kami. Kami tidak bisa dan tidak mungkin membatasi tamu yang berkunjung," ungkapnya.
Dia menambahkan, pada saat kejadian penangkapan, posko dalam keadaan kosong tanpa ada anggota relawan yang berjaga. "Saat kejadian itu, posko sedang kosong, sehingga kami tidak tahu secara pasti situasi di sana," lanjut Jabalmi.
Calon Wali Kota Sungaipenuh, Ahmadi Zubir, turut menyampaikan keprihatinannya atas insiden ini. Dia berharap peristiwa tersebut menjadi pelajaran untuk seluruh tim agar lebih berhati-hati di tengah semakin dekatnya waktu pemilihan.
"Saya berharap seluruh tim dan relawan AZ-FER lebih waspada, mengingat pemilihan semakin dekat," kata Ahmadi Zubir.
Ahmadi juga mempertegas bahwa individu yang ditangkap bukan bagian dari tim relawan AZ-FER. Dia berharap agar berita tidak berkembang liar dan masyarakat tidak salah persepsi. "Kami tidak mungkin melarang masyarakat untuk berkunjung atau berkumpul di posko, meskipun mereka bukan bagian dari tim atau relawan kami," tegasnya.
(*)

0 Comments